Pengembangan Modul Matematika Berbasis Masalah dalam Menumbuhkan Kemampuan Penalaran Siswa Pada Materi Perbandingan Kelas VII

Authors

  •   Dini Mufidati   UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
  •   Mohammad Mukhlis   UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

DOI:

https://doi.org/10.35719/aritmatika.v2i2.62

  Keywords:

modul, Berbasis Masalah, Penalaran Siswa, Materi Perbandingan

Abstract

Modul merupakan bahan ajar yang disusun secara sistematis dengan bahasa yang mudah dipahami oleh peserta didik sesuai tingkat pengetahuan dan usia, agar peserta didik dapat belajar secara mandiri dengan bantuan atau bimbingan yang minimal dari pendidik. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (RnD). Pengembangan dilakukan dengan menggunakan model ADDIE yaitu (1) Analysis, (2) Design, (3) Development, (4) Implementation, (5) Evaluation. Penelitian ini hanya sampai pada tahap Development dikarenakan pandemi covid-19, sehingga siswa tidak melaksanakan pembelajaran secara tatap muka namun pembelajaran secara daring. Berdasarkan masalah tersebut penelitian ini hanya menggunakan ADD yaitu; (1) Analysis (2) Design (3) Development. Hasil kevalidan dilakukan oleh 3 validator, yaitu ahli materi memberikan skor 80%, ahli desain memberikan skor 89%, ahli pendidikan matematika memberikan skor 84%. Berdasarkan analisis kevalidan menunjukkan rata-rata keseluruhan 84,3% dengan kriteria valid dan dapat digunakan namun dengan perbaikan kecil.

References

Books

Amir Hamzah (2019) Metode Penelitian & Pengembangan (Research & Development). Malang: Literasi Nusantara.

Depdiknas (2006). “Kurikulum Standar Kompetensi Matematika Sekolah Menengah Atas dan Madrasah Aliyah”. Jakarta: Depdiknas 6.

Idi Abdullah. Pengembangan Kurikulum Teori dan Praktik. Jakarta: PT Rakja Grafindo Persada, 2014.

Prastowo, Andi (2015) . Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Banguntapan Jogjakarta: Diva Press.

Riduwan (2018), Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian, Bandung: Alfabeta.

Rusman (2018). Model-model Pembelajaran: Mengembangkan profesionalisme Guru. Depok: PT Rajagrafindo Persada.

Sugiyono (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sumartini, T. S. (2015). Peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa melalui pembelajaran berbasis masalah. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(1), 1-10.

Online Journal

Handayani, S., & Mandasari, N. (2018). Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematika. Jurnal Pendidikan Matematika: Judika Education, 1(2), 144-151.

Hilwah, B. A., & Farihah, U. (2019, August). Pengaruh model pembelajaran group investigation (GI) dan numbered head together (NHT) terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas VIII pada konsep bangun ruang sisi datar. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika (Vol. 1, No. 1).

Kharisma, J. Y., & Asman, A. (2018). Pengembangan Bahan Ajar Matematika Berbasis Masalah Berorientasi pada Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dan Prestasi Belajar Matematika. Indonesian Journal of Mathematics Education, 1(1), 34-46.

Kholil, M., & Usriyah, L. (2019). Pengembangan Buku Ajar Matematika Terintegrasi Nilai-Nilai Keislaman dalam Penanaman Karakter Siswa Madrasah Ibtidaiyah. Madrasah: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, 12(1), 52-62.

Downloads

Published

2021-12-15

How to Cite

Mufidati, D., & Mukhlis, M. (2021). Pengembangan Modul Matematika Berbasis Masalah dalam Menumbuhkan Kemampuan Penalaran Siswa Pada Materi Perbandingan Kelas VII. ARITMATIKA: Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 2(2), 87–99. https://doi.org/10.35719/aritmatika.v2i2.62